Motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya. Tiga elemen utama dalam definisi ini adalah intensitas, arah, dan ketekunan. Intensitas berhubungan dengan seberapa giat seseorang berusaha, tetapi intensitas yang tinggi tidak menghasilkan prestasi kerja yang memuaskan kecuali upaya tersebut dikaitkan dengan arah yang menguntungkan organisasi. Sebaliknya elemen yang terakhir, ketekunan, merupakan ukuran mengenai berapa lama seseorang dapat mempertahankan usahanya].
Pegawai semestinya memiliki motivasi yang tinggi agar produktivitasnya meningkat dan kinerjanya dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi yang membutuhkan (Rosidah : 2003 ;187). Motivasi yang dimaksud adalah dorongan untuk melakukan segala sesuatu yang lebih baik dari lainnya dalam melakukan kegiatan untuk mencapai tujuan tertentu (Faustino Cardoso Gomes : 2000; 177).
Adapun teori motivasi meurut para ahli, anrata lain:
1. Teori Abraham H. Maslow (Teori Kebutuhan)
Teori motivasi yang dikembangkan oleh Abraham H. Maslow pada intinya berkisar pada pendapat bahwa manusia mempunyai lima tingkat atau hierarki kebutuhan, yaitu : (1) kebutuhan fisiologikal (physiological needs), seperti : rasa lapar, haus, istirahat dan sex; (2) kebutuhan rasa aman (safety needs), tidak dalam arti fisik semata, akan tetapi juga mental, psikologikal dan intelektual; (3) kebutuhan akan kasih sayang (love needs); (4) kebutuhan akan harga diri (esteem needs), yang pada umumnya tercermin dalam berbagai simbol-simbol status; dan (5) aktualisasi diri (self actualization), dalam arti tersedianya kesempatan bagi seseorang untuk mengembangkan potensi yang terdapat dalam dirinya sehingga berubah menjadi kemampuan nyata.
Kebutuhan-kebutuhan yang disebut pertama (fisiologis) dan kedua (keamanan) kadang-kadang diklasifikasikan dengan cara lain, misalnya dengan menggolongkannya sebagai kebutuhan primer, sedangkan yang lainnya dikenal pula dengan klasifikasi kebutuhan sekunder. Terlepas dari cara membuat klasifikasi kebutuhan manusia itu, yang jelas adalah bahwa sifat, jenis dan intensitas kebutuhan manusia berbeda satu orang dengan yang lainnya karena manusia merupakan individu yang unik. Juga jelas bahwa kebutuhan manusia itu tidak hanya bersifat materi, akan tetapi bersifat pskologikal, mental, intelektual dan bahkan juga spiritual.
Menarik pula untuk dicatat bahwa dengan makin banyaknya organisasi yang tumbuh dan berkembang di masyarakat dan makin mendalamnya pemahaman tentang unsur manusia dalam kehidupan organisasional, teori “klasik” Maslow semakin dipergunakan, bahkan dikatakan mengalami “koreksi”. Penyempurnaan atau “koreksi” tersebut terutama diarahkan pada konsep “hierarki kebutuhan “ yang dikemukakan oleh Maslow. Istilah “hierarki” dapat diartikan sebagai tingkatan. Atau secara analogi berarti anak tangga. Logikanya ialah bahwa menaiki suatu tangga berarti dimulai dengan anak tangga yang pertama, kedua, ketiga dan seterusnya. Jika konsep tersebut diaplikasikan pada pemuasan kebutuhan manusia, berarti seseorang tidak akan berusaha memuaskan kebutuhan tingkat kedua,- dalam hal ini keamanan- sebelum kebutuhan tingkat pertama yaitu sandang, pangan, dan papan terpenuhi; yang ketiga tidak akan diusahakan pemuasan sebelum seseorang merasa aman, demikian pula seterusnya.
2. Teori McClelland (Teori Kebutuhan Berprestasi)
Dari McClelland dikenal tentang teori kebutuhan untuk mencapai prestasi atau Need for Acievement (N.Ach) yang menyatakan bahwa motivasi berbeda-beda, sesuai dengan kekuatan kebutuhan seseorang akan prestasi. Murray sebagaimana dikutip oleh Winardi merumuskan kebutuhan akan prestasi tersebut sebagai keinginan :“ Melaksanakan sesuatu tugas atau pekerjaan yang sulit. Menguasai, memanipulasi, atau mengorganisasi obyek-obyek fisik, manusia, atau ide-ide melaksanakan hal-hal tersebut secepat mungkin dan seindependen mungkin, sesuai kondisi yang berlaku. Mengatasi kendala-kendala, mencapai standar tinggi. Mencapai performa puncak untuk diri sendiri. Mampu menang dalam persaingan dengan pihak lain. Meningkatkan kemampuan diri melalui penerapan bakat secara berhasil.”
Menurut McClelland karakteristik orang yang berprestasi tinggi (high achievers) memiliki tiga ciri umum yaitu : (1) sebuah preferensi untuk mengerjakan tugas-tugas dengan derajat kesulitan moderat; (2) menyukai situasi-situasi di mana kinerja mereka timbul karena upaya-upaya mereka sendiri, dan bukan karena faktor-faktor lain, seperti kemujuran misalnya; dan (3) menginginkan umpan balik tentang keberhasilan dan kegagalan mereka, dibandingkan dengan mereka yang berprestasi rendah.
3. Teori Herzberg (Teori Dua Faktor)
Ilmuwan ketiga yang diakui telah memberikan kontribusi penting dalam pemahaman motivasi Herzberg. Teori yang dikembangkannya dikenal dengan “ Model Dua Faktor” dari motivasi, yaitu faktor motivasional dan faktor hygiene atau “pemeliharaan”.
Menurut teori ini yang dimaksud faktor motivasional adalah hal-hal yang mendorong berprestasi yang sifatnya intrinsik, yang berarti bersumber dalam diri seseorang, sedangkan yang dimaksud dengan faktor hygiene atau pemeliharaan adalah faktor-faktor yang sifatnya ekstrinsik yang berarti bersumber dari luar diri yang turut menentukan perilaku seseorang dalam kehidupan seseorang.
Menurut Herzberg, yang tergolong sebagai faktor motivasional antara lain ialah pekerjaan seseorang, keberhasilan yang diraih, kesempatan bertumbuh, kemajuan dalam karier dan pengakuan orang lain. Sedangkan faktor-faktor hygiene atau pemeliharaan mencakup antara lain status seseorang dalam organisasi, hubungan seorang individu dengan atasannya, hubungan seseorang dengan rekan-rekan sekerjanya, teknik penyeliaan yang diterapkan oleh para penyelia, kebijakan organisasi, sistem administrasi dalam organisasi, kondisi kerja dan sistem imbalan yang berlaku.
Salah satu tantangan dalam memahami dan menerapkan teori Herzberg ialah memperhitungkan dengan tepat faktor mana yang lebih berpengaruh kuat dalam kehidupan seseorang, apakah yang bersifat intrinsik ataukah yang bersifat ekstrinsik.
4. Equity Theory
Setiap manusia selalu mendambakan keadilan dalam pemberian hadiah maupun hukuman terhadap setiap prilaku yang relatif sama. Bagaimana prilaku bawahan dinilai atasan, akan mempengaruhi semangat kerja mereka. Keadilan merupakan daya penggerak yang memotivasi semangat kerja seseorang, dimana seorang atasan harus bertindak adil terhadap semua bawahannya. Jika dasar keadilan diterapkan dengan baik oleh atasan, maka gairah kerja bawahan cenderung meningkat.
Minggu, 25 April 2010
ATRIBUT DASAR ORGANISASI
Organisasi (Yunani: ὄργανον, organon – alat) adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah unit tujuan bersama .
Tujuan Organisasi
Tujuan Organisasi merupakan pernyataan tentang keadaaan atau situasi yang tidak terdapat sekarang tetapi untuk dicapai diwaktu yang akan datang melalui kegiatan – kegiatan organisasi. Tujuan umum (tujuan strategic) yang dipilih akan menentukan kegiatan – kegiatan dan mengikat sumber daya-sumber daya untuk jangka waktu yang panjang. Tujuan khusus secara fungsional berdiri sendiri tetapi secara operasional terangkai dalam pemberian pedoman pencapaian tujuan organisasi.
Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat. Karena sebuah organisasi yang baik adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat yang ada disekitarnya, keberadaan ini tentunya berupa suatu kontribusi yang diberikan sebuah organisasi tersebut. Kontribusi-kontribusi tersebut bisa berupa pengambilan sumber daya manusia dalam negeri sebagai anggota-anggotanya, sehingga angka pengangguran yang meningkat tiap tahunnya dapat ditekan seminimal mungkin. Orang-orang yang ada di dalam suatu organisasi mempunyai suatu keterkaitan yang terus menerus. Rasa keterkaitan ini, bukan berarti keanggotaan seumur hidup. Akan tetapi sebaliknya, organisasi menghadapi perubahan yang konstan di dalam keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang-orang dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur.
Tujuan dari organisasi:
1. datang. Memberikan arah dan pemusatan kegiatan organisasi mengenai apa yang Pedoman bagi kegiatan, melalui penggambaran hasil akhir diwaktu yang akan harus atau tidak dilakukan.
2. Sumber legitimasi, melalui pembenaran kegiatan – kegiatannya. Akan meningkatkan kemampuan organisasi untuk mendapatkan berbagai sumber daya dan dukungan dari lingkungan sekitarnya.
3. Standar pelaksanaan, memberikan standar langsung bagi penilaian pelaksanaan kegiatan (prestasi organisasi).
4. Sumber motivasi, karena sering memberikan insentif bagi para anggota.
5. Dasar rasional pengorganisasian, karena antara tujuan dan struktur organisasi saling berinteraksi dalam kegiatan – kegiatan untuk mencapai tujuan.
Struktur Organisasi
Struktur organisasi (organizational structure ) adalah menentukan dimana pekerjaan dibagi,dikelompokkan, dan diorganisasikan secara formal. Ada enam elemen yang perlu diperhatikan ketika hendak membuat struktur organisasi. Keenam elemen tersebut adalah :
1.spesialisasi kerja
2.departementalisasi
3.rantai komando
4.rentang kendali
5.sentralisasi
6.desentralisasi
Pengendalian Organisasi
Pengendalian organisasi adalah suatu proses pemantauan prestasi dan pengambilan tindakan untuk menjamin hasil yang diharapkan. Misalnya sebuah proses pengendalian oleh seorang manajer adalah proses dimana manajer pada seluruh tingkatan memastikan bahwa orang-orang yang mereka awasi mengimplementasikan strategi yang di maksud.
Proses pengendalian megukur kemajuan kearah tujuan dan memungkinkan manajer mendeteksi penyimpangan dari perencanaan tepat pada waktunya untuk mengambil tindakan perbaikan.
Tujuan Organisasi
Tujuan Organisasi merupakan pernyataan tentang keadaaan atau situasi yang tidak terdapat sekarang tetapi untuk dicapai diwaktu yang akan datang melalui kegiatan – kegiatan organisasi. Tujuan umum (tujuan strategic) yang dipilih akan menentukan kegiatan – kegiatan dan mengikat sumber daya-sumber daya untuk jangka waktu yang panjang. Tujuan khusus secara fungsional berdiri sendiri tetapi secara operasional terangkai dalam pemberian pedoman pencapaian tujuan organisasi.
Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat. Karena sebuah organisasi yang baik adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat yang ada disekitarnya, keberadaan ini tentunya berupa suatu kontribusi yang diberikan sebuah organisasi tersebut. Kontribusi-kontribusi tersebut bisa berupa pengambilan sumber daya manusia dalam negeri sebagai anggota-anggotanya, sehingga angka pengangguran yang meningkat tiap tahunnya dapat ditekan seminimal mungkin. Orang-orang yang ada di dalam suatu organisasi mempunyai suatu keterkaitan yang terus menerus. Rasa keterkaitan ini, bukan berarti keanggotaan seumur hidup. Akan tetapi sebaliknya, organisasi menghadapi perubahan yang konstan di dalam keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang-orang dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur.
Tujuan dari organisasi:
1. datang. Memberikan arah dan pemusatan kegiatan organisasi mengenai apa yang Pedoman bagi kegiatan, melalui penggambaran hasil akhir diwaktu yang akan harus atau tidak dilakukan.
2. Sumber legitimasi, melalui pembenaran kegiatan – kegiatannya. Akan meningkatkan kemampuan organisasi untuk mendapatkan berbagai sumber daya dan dukungan dari lingkungan sekitarnya.
3. Standar pelaksanaan, memberikan standar langsung bagi penilaian pelaksanaan kegiatan (prestasi organisasi).
4. Sumber motivasi, karena sering memberikan insentif bagi para anggota.
5. Dasar rasional pengorganisasian, karena antara tujuan dan struktur organisasi saling berinteraksi dalam kegiatan – kegiatan untuk mencapai tujuan.
Struktur Organisasi
Struktur organisasi (organizational structure ) adalah menentukan dimana pekerjaan dibagi,dikelompokkan, dan diorganisasikan secara formal. Ada enam elemen yang perlu diperhatikan ketika hendak membuat struktur organisasi. Keenam elemen tersebut adalah :
1.spesialisasi kerja
2.departementalisasi
3.rantai komando
4.rentang kendali
5.sentralisasi
6.desentralisasi
Pengendalian Organisasi
Pengendalian organisasi adalah suatu proses pemantauan prestasi dan pengambilan tindakan untuk menjamin hasil yang diharapkan. Misalnya sebuah proses pengendalian oleh seorang manajer adalah proses dimana manajer pada seluruh tingkatan memastikan bahwa orang-orang yang mereka awasi mengimplementasikan strategi yang di maksud.
Proses pengendalian megukur kemajuan kearah tujuan dan memungkinkan manajer mendeteksi penyimpangan dari perencanaan tepat pada waktunya untuk mengambil tindakan perbaikan.
Jumat, 15 Januari 2010
ORGANISASI BERKAS INDEKS SEKUENSIAL
1. ARTI BERKAS INDEKS SEKUENSIAL
Berkas Indeks Sekuensial adalah salah satu cara efektif untuk mengorganisasikan kumpulan-kumpulan record yang membutuhkan akses record secara sekuensial maupun individu berdasarkan nilai key.
Intinya, indeks sekuensial terdiri dari kombinasi berkas sekuensial dan berkas relatif.
2. STRUKTUR POHON (TREE)
Struktur pohon (tree) adalah sekumpulan elemen-elemen, dengan salah satu elemennya merupakan akarnya atau root, dan sisanya yang lain merupakan bagian-bagian pohon yang terorganisasi dalam susunan berhirarki, dengan root sebagai posisi yang yang paling atas
3. POHON BINER
Pohon Biner adalah pohon yang setiap simpulnya memiliki paling banyak dua buah cabang/anak
Indeks disusun berdasarkan binary search tree dan digunakan untuk melayani sebuah permintaan untuk mengakses sebuah record tertentu
Berkas data sequential digunakan untuk mendukung akses sequential terhadap seluruh kumpulan record-record.
4. Blok Indeks Dan Data
Pada pendekatan ini kita menyusun data dengan lebih memperhatikan ke data yang bersifat logika.
Misalnya setiap blok data mempunyai ruang yang cukup untuk menampung 5 record dan setiap blok indeks mempunyai ruang yang cukup untuk menyimpan 4 pasang (nilai key, pointer).
Jika kita menginginkan penyisipan maupun penghapusan terhadap isi berkas, maka blok indeks dan blok data akan dibuat dengan sejumlah ruang bebas, yang biasanya disebut sebagai padding dan pada gambar ditunjukkan sebagai irisan.
5. Prime dan Overflow Data Area
Pendekatan lainnya adalah berdasarkan struktur indeks dimana struktur indeks ini lebih ditekankan pada karakteristik hardware (fisik) dari penyimpanan, dibandingkan dengan distribusi secara logik dari nilai key.
Indeksnya ada beberapa tingkat, misalnya tingkat cylinder indeks dan tingkat track indeks. Berkas datanya secara umum diimplementasikan sebagai 2 berkas, yaitu prime area dan overflow area.
Misalnya setiap cylinder dari alat penyimpanan mempunyai 4 track. Pada berkas binatang ada 6 cylinder yang dialokasikan pada prime data area. Track pertama (nomor 0) dari setiap cylinder berisi sebuah indeks pada record key dalam cylinder tersebut.
Dalam sebuah track data, tracknya disimpan secara urut berdasarkan nilai key.Tingkat pertama dari indeks dalam berkas indeks dinamakan master indeks.
Tingkat kedua dari indeks dinamakan cylinder indeks.
Indeks ini berisi pointer pada berkas prime data dan entry-nya dalam
Permintaan untuk mengakses data secara sequential akan dilayani dengan mengakses cylinder dan track dari berkas data prime secara urut.
Berkas Indeks Sekuensial adalah salah satu cara efektif untuk mengorganisasikan kumpulan-kumpulan record yang membutuhkan akses record secara sekuensial maupun individu berdasarkan nilai key.
Intinya, indeks sekuensial terdiri dari kombinasi berkas sekuensial dan berkas relatif.
2. STRUKTUR POHON (TREE)
Struktur pohon (tree) adalah sekumpulan elemen-elemen, dengan salah satu elemennya merupakan akarnya atau root, dan sisanya yang lain merupakan bagian-bagian pohon yang terorganisasi dalam susunan berhirarki, dengan root sebagai posisi yang yang paling atas
3. POHON BINER
Pohon Biner adalah pohon yang setiap simpulnya memiliki paling banyak dua buah cabang/anak
Indeks disusun berdasarkan binary search tree dan digunakan untuk melayani sebuah permintaan untuk mengakses sebuah record tertentu
Berkas data sequential digunakan untuk mendukung akses sequential terhadap seluruh kumpulan record-record.
4. Blok Indeks Dan Data
Pada pendekatan ini kita menyusun data dengan lebih memperhatikan ke data yang bersifat logika.
Misalnya setiap blok data mempunyai ruang yang cukup untuk menampung 5 record dan setiap blok indeks mempunyai ruang yang cukup untuk menyimpan 4 pasang (nilai key, pointer).
Jika kita menginginkan penyisipan maupun penghapusan terhadap isi berkas, maka blok indeks dan blok data akan dibuat dengan sejumlah ruang bebas, yang biasanya disebut sebagai padding dan pada gambar ditunjukkan sebagai irisan.
5. Prime dan Overflow Data Area
Pendekatan lainnya adalah berdasarkan struktur indeks dimana struktur indeks ini lebih ditekankan pada karakteristik hardware (fisik) dari penyimpanan, dibandingkan dengan distribusi secara logik dari nilai key.
Indeksnya ada beberapa tingkat, misalnya tingkat cylinder indeks dan tingkat track indeks. Berkas datanya secara umum diimplementasikan sebagai 2 berkas, yaitu prime area dan overflow area.
Misalnya setiap cylinder dari alat penyimpanan mempunyai 4 track. Pada berkas binatang ada 6 cylinder yang dialokasikan pada prime data area. Track pertama (nomor 0) dari setiap cylinder berisi sebuah indeks pada record key dalam cylinder tersebut.
Dalam sebuah track data, tracknya disimpan secara urut berdasarkan nilai key.Tingkat pertama dari indeks dalam berkas indeks dinamakan master indeks.
Tingkat kedua dari indeks dinamakan cylinder indeks.
Indeks ini berisi pointer pada berkas prime data dan entry-nya dalam
Permintaan untuk mengakses data secara sequential akan dilayani dengan mengakses cylinder dan track dari berkas data prime secara urut.
Sabtu, 19 Desember 2009
Kehancuran Jagat Raya (Kiamat)
apankah Surga akan dipergunakan ? Sebagaimana terungkap dalam Al-Qur'an QS. Ali Imran ayat 133, Para ulama mengatakan, sesudah kiamat terjadi yaitu hari bilamana manusia semuanya dibangkitkan, sesudah seluruh umat manusia dimatikan, dan akhirnya sampai kepada hari pertimbangan (yaumul mizan) yang menentukan penempatan bagi tiap-tiap manusia sejak jaman Adam hingga Akhir jaman. Hari kiamat yang terungkap dalam Al-qur'an surat Al-Anbiya' ayat 104, akan tiba sebelum seluruh alam semesta dikembalikan kepada ketiadaan.
Sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna, manusia diberikan kelebihan oleh Allah SWT yaitu berupa akal dan fikiran. Dari akal dan fikiran ini manusia menciptakan ilmu. Dan untuk mengetahui tentang fenomena terjadinya kiamat ini, para ilmuwan menciptakan Sains yang meneliti tentang terjadinya kiamat. menurut beberapa ilmuwan, ummat manusia tidak akan habis disebabkan perang nuklir, yang hancur adalah peradabannya sehingga peradaban manusia akan mundur dikarenakan hancurnya beberapa sarana dan prasarana yang menopang peradaban manusia.
Berdasarkan sumber dari Al-Qur'an mengenai hancurnya alam semesta, para ilmuwan melalui Sains mengamati kemungkinan terjadinya hancurnya alam semesta ini karena berbagai sebab (teori). Antara lain :
1. Padamnya Matahari
Matahari sebagaimana kita ketahui, adalah pusat dari tata surya. Cahaya dan panas yang terpancar dari matahari mampu menerangi dan memberikan kehangatan bagi alam semesta. Dengan demikian kita pun tahu apa yang akan terjadi apa bila matahari menjadi padam, bumi yang kita tinggali ini akan menjadi dingin dan tumbuhan tidak akan berasimilasi karena tidak adanya cahaya.
Para Ilmuwan memperkirakan bahwa andai saja manusia dikaruniakan ilmu oleh Allah SWT untuk mempertahankan hidupnya dari kedinginan itu, dengan membangun kota-kota di bawah tanah dan membuat panas dengan memanfaatkan bahan reaksi termo-nuklir yang masih tersisa dalam perut matahari dengan membakar deuteurium di dalam reaktor termo-nuklir, maka manusia dapat memanfaatkan seluruh air-berat yang berada di dalam samudra. Dengan begitu manusia dapat dapat mempertahankan hidupnya selama beberapa ribu juta tahun lagi sampai matahari benar-benar mengerdil dan pada suatu ketika meledak sebagai nova yang mana ledakan itu akan menghancurkan seluruh planet yang berada di sekeliling matahari termasuk bumi.
Namun teori tersebut berbeda dengan pemahaman dari Al-qur'an yang menyatakan bahwa kejadian kiamat datangnya hanya dalam sekejap dan atau lebih cepat lagi.
2. Hujan Meteor
Kalau menunggu datangnya kiamat sampai terjadi ledakan besar matahari sebagai nova, maka para Ilmuwan mencari skenario yang sesuai dengan pemahaman dalam Al-Qur'an yang menyatakan bahwa kiamat itu terjadi dalam sekejap dan lebih cepat lagi. Oleh karena itu, Sains mengenal juga peristiwa-peristiwa katastrofik dalam alam yang juga cukup dasyat biloa itu terjadi, yaitu jatuhnya meteor yang menabrak bumi.
Hal yang akan terjadi bila meteor jatuh ke bumi adalah :
# merusak lapisan ozon yang melindungi bumi dari sinar ultra ungu matahari, karena benturan keras meteor dengan ozon, membentuk senyawa nitrogen oksida yang akan merusak lapisan ozon, yang mana jika lapisan ozon terus berkurang, maka panas matahari akan menembus langsung kebumi dan mengakibatkan suhu naik dan terjadi kebakaran di seluruh belahan bumi.
# gempa dimana-mana akibat tumbukan meteor yang menimpa bumi, menyebabkan bergesernya lempeng-lempeng kerak bumi.
# gunung-gunung berapi menjadi aktif akibat tumbukan meteor itu mencapai kerak bumi yang paling dalam dan inti bumi pun terdorong keluar.
# bila jatuh di atas samudra maka akan terjadi gelombang besar yang dapat menenggelamkan permukaan bumi.
# kutub utara berbalik ke selatan dan sebaliknya, diakibatkan oleh pergeseran massa kontinen dan perubahan arus magma yang mengubah sumbu putar bumi. sehingga bukan mustahil kalau matahari akan terbit dari arah barat.
# bumi akan gelap dan langit akan tertutup oleh debu. ini terjadi akibat tumbukan meteor ke bumi dan mengakibatkan debu-debu beterbangan dan bercampur dengan ozon.
referensi
http://id.shvoong.com/exact-sciences/astronomy/1963808-kehancuran-jagat-raya-kiamat/
Sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna, manusia diberikan kelebihan oleh Allah SWT yaitu berupa akal dan fikiran. Dari akal dan fikiran ini manusia menciptakan ilmu. Dan untuk mengetahui tentang fenomena terjadinya kiamat ini, para ilmuwan menciptakan Sains yang meneliti tentang terjadinya kiamat. menurut beberapa ilmuwan, ummat manusia tidak akan habis disebabkan perang nuklir, yang hancur adalah peradabannya sehingga peradaban manusia akan mundur dikarenakan hancurnya beberapa sarana dan prasarana yang menopang peradaban manusia.
Berdasarkan sumber dari Al-Qur'an mengenai hancurnya alam semesta, para ilmuwan melalui Sains mengamati kemungkinan terjadinya hancurnya alam semesta ini karena berbagai sebab (teori). Antara lain :
1. Padamnya Matahari
Matahari sebagaimana kita ketahui, adalah pusat dari tata surya. Cahaya dan panas yang terpancar dari matahari mampu menerangi dan memberikan kehangatan bagi alam semesta. Dengan demikian kita pun tahu apa yang akan terjadi apa bila matahari menjadi padam, bumi yang kita tinggali ini akan menjadi dingin dan tumbuhan tidak akan berasimilasi karena tidak adanya cahaya.
Para Ilmuwan memperkirakan bahwa andai saja manusia dikaruniakan ilmu oleh Allah SWT untuk mempertahankan hidupnya dari kedinginan itu, dengan membangun kota-kota di bawah tanah dan membuat panas dengan memanfaatkan bahan reaksi termo-nuklir yang masih tersisa dalam perut matahari dengan membakar deuteurium di dalam reaktor termo-nuklir, maka manusia dapat memanfaatkan seluruh air-berat yang berada di dalam samudra. Dengan begitu manusia dapat dapat mempertahankan hidupnya selama beberapa ribu juta tahun lagi sampai matahari benar-benar mengerdil dan pada suatu ketika meledak sebagai nova yang mana ledakan itu akan menghancurkan seluruh planet yang berada di sekeliling matahari termasuk bumi.
Namun teori tersebut berbeda dengan pemahaman dari Al-qur'an yang menyatakan bahwa kejadian kiamat datangnya hanya dalam sekejap dan atau lebih cepat lagi.
2. Hujan Meteor
Kalau menunggu datangnya kiamat sampai terjadi ledakan besar matahari sebagai nova, maka para Ilmuwan mencari skenario yang sesuai dengan pemahaman dalam Al-Qur'an yang menyatakan bahwa kiamat itu terjadi dalam sekejap dan lebih cepat lagi. Oleh karena itu, Sains mengenal juga peristiwa-peristiwa katastrofik dalam alam yang juga cukup dasyat biloa itu terjadi, yaitu jatuhnya meteor yang menabrak bumi.
Hal yang akan terjadi bila meteor jatuh ke bumi adalah :
# merusak lapisan ozon yang melindungi bumi dari sinar ultra ungu matahari, karena benturan keras meteor dengan ozon, membentuk senyawa nitrogen oksida yang akan merusak lapisan ozon, yang mana jika lapisan ozon terus berkurang, maka panas matahari akan menembus langsung kebumi dan mengakibatkan suhu naik dan terjadi kebakaran di seluruh belahan bumi.
# gempa dimana-mana akibat tumbukan meteor yang menimpa bumi, menyebabkan bergesernya lempeng-lempeng kerak bumi.
# gunung-gunung berapi menjadi aktif akibat tumbukan meteor itu mencapai kerak bumi yang paling dalam dan inti bumi pun terdorong keluar.
# bila jatuh di atas samudra maka akan terjadi gelombang besar yang dapat menenggelamkan permukaan bumi.
# kutub utara berbalik ke selatan dan sebaliknya, diakibatkan oleh pergeseran massa kontinen dan perubahan arus magma yang mengubah sumbu putar bumi. sehingga bukan mustahil kalau matahari akan terbit dari arah barat.
# bumi akan gelap dan langit akan tertutup oleh debu. ini terjadi akibat tumbukan meteor ke bumi dan mengakibatkan debu-debu beterbangan dan bercampur dengan ozon.
referensi
http://id.shvoong.com/exact-sciences/astronomy/1963808-kehancuran-jagat-raya-kiamat/
Rabu, 18 November 2009
Manajemen Waktu Untuk Mahasiswa
Manajemen Waktu Untuk Mahasiswa
Sebenarnya strategi ini bukan hanya untuk mahasiswa tetapi bisa juga diterapkan untuk para pelajar atau bahkan buat para pekerja tentunya perlu ada penyesuain sedikit. Menjadi mahasiswa kegiatannya pun bertambah selain menuntut ilmu, juga mengikuti berbagai aktifitas seperti kegiatan tambahan, organisasi kemahasiswaan, atau aktifitas yang lainnya. Interaksi sosial pun semakin bertambah juga seiring bertambah umurnya, mungkin sudah mulai memikirkan calon pasangan hidup, atau mencari peluang bisnis. Dengan berbagai aktifitas tersebut, tentu seorang mahasiswa harus pandai mengatur waktu, merencanakan kegiatan-kegiatan, dan bahkan banyak aktifitas yang menyita waktu sehingga target belajar pun gagal. Di artikel ini kita mengetahui strategi sukses manajemen waktu untuk mahasiswa agar mengatasi permasalahan tersebut.
1. Belajar dimulai dari subyek yang membosankan atau sulit terlebih dahulu.
Alasannya adalah ketika kita dalam keadaan segar, informasi-informasi yang diperoleh akan cepat diproses sehingga kita bisa menghemat waktu. Selain itu akan lebih mudah mendapatkan semangat atau motivasi untuk mempelajari hal yang menyenangkan ketika keadaan kita sedang lelah daripada harus mempelajari hal / subyek yang membosankan.
2. Tentukan dan identifikasi waktu yang terbaik untuk kita, setiap hari.
Apakah anda merasa termasuk seseorang yang “night person” atau “morning person”? Coba gunakan waktu terbaik yang anda miliki itu untuk belajar. Tentu saja belajar pada waktu terbaik itu setiap harinya, sehingga memungkinkan anda dapat menyelesaikan tugas didalam waktu yang lebih singkat.
3. Cukup dan Berkualitas, itulah kunci untuk tidur dan makan.
Adakalanya ketika ada tugas membutuhkan waktu dan energi yang cukup banyak, kita melupakan atau mengabaikan makan atau tidur. Bahkan tidur pun kadang kala bisa dianggap sebagai “bank” didalam manajemen waktu, ketika harus selesaikan tugas yang belum selesai, waktu tidur pun diambil untuk menyelesaikan tugas. Hal seperti itu tidak efektif karena tubuh akan lebih membutuhkan energi yang lebih banyak untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut agar tidak kelelahan dan konsentrasi tetap terjaga.
4. Tempat atau lingkungan belajar yang kondusif
Pastikan anda mendapatkan tempat belajar yang kondusif yang jauh dari gangguan, mungkin bisa di perpustakaan karena perpustakaan merupakan tempat baik untuk belajar tetapi perpustakaan jam operasinya terbatas.
5. Gunakan waktu menunggu
Ketika menunggu kendaraan atau transpotasi umum untuk pulang pergi kampus, waktu tersebut bisa dimanfaatkan untuk membaca atau ketika menunggu teman, selalu bawa catatan kecil atau ringkasan subyek kuliah, meskipun hanya satu paragraf.
6. Jangan lupa dan jangan tinggalkan rekreasi
Kuliah, bukan berarti harus belajar sepanjang masa, tetap harus mempunyai kehidupan sosial yang baik. Misal berkunjung ke teman atau mengerjakan hobi yang anda sukai.
(by:masur.S.kom)
Sebenarnya strategi ini bukan hanya untuk mahasiswa tetapi bisa juga diterapkan untuk para pelajar atau bahkan buat para pekerja tentunya perlu ada penyesuain sedikit. Menjadi mahasiswa kegiatannya pun bertambah selain menuntut ilmu, juga mengikuti berbagai aktifitas seperti kegiatan tambahan, organisasi kemahasiswaan, atau aktifitas yang lainnya. Interaksi sosial pun semakin bertambah juga seiring bertambah umurnya, mungkin sudah mulai memikirkan calon pasangan hidup, atau mencari peluang bisnis. Dengan berbagai aktifitas tersebut, tentu seorang mahasiswa harus pandai mengatur waktu, merencanakan kegiatan-kegiatan, dan bahkan banyak aktifitas yang menyita waktu sehingga target belajar pun gagal. Di artikel ini kita mengetahui strategi sukses manajemen waktu untuk mahasiswa agar mengatasi permasalahan tersebut.
1. Belajar dimulai dari subyek yang membosankan atau sulit terlebih dahulu.
Alasannya adalah ketika kita dalam keadaan segar, informasi-informasi yang diperoleh akan cepat diproses sehingga kita bisa menghemat waktu. Selain itu akan lebih mudah mendapatkan semangat atau motivasi untuk mempelajari hal yang menyenangkan ketika keadaan kita sedang lelah daripada harus mempelajari hal / subyek yang membosankan.
2. Tentukan dan identifikasi waktu yang terbaik untuk kita, setiap hari.
Apakah anda merasa termasuk seseorang yang “night person” atau “morning person”? Coba gunakan waktu terbaik yang anda miliki itu untuk belajar. Tentu saja belajar pada waktu terbaik itu setiap harinya, sehingga memungkinkan anda dapat menyelesaikan tugas didalam waktu yang lebih singkat.
3. Cukup dan Berkualitas, itulah kunci untuk tidur dan makan.
Adakalanya ketika ada tugas membutuhkan waktu dan energi yang cukup banyak, kita melupakan atau mengabaikan makan atau tidur. Bahkan tidur pun kadang kala bisa dianggap sebagai “bank” didalam manajemen waktu, ketika harus selesaikan tugas yang belum selesai, waktu tidur pun diambil untuk menyelesaikan tugas. Hal seperti itu tidak efektif karena tubuh akan lebih membutuhkan energi yang lebih banyak untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut agar tidak kelelahan dan konsentrasi tetap terjaga.
4. Tempat atau lingkungan belajar yang kondusif
Pastikan anda mendapatkan tempat belajar yang kondusif yang jauh dari gangguan, mungkin bisa di perpustakaan karena perpustakaan merupakan tempat baik untuk belajar tetapi perpustakaan jam operasinya terbatas.
5. Gunakan waktu menunggu
Ketika menunggu kendaraan atau transpotasi umum untuk pulang pergi kampus, waktu tersebut bisa dimanfaatkan untuk membaca atau ketika menunggu teman, selalu bawa catatan kecil atau ringkasan subyek kuliah, meskipun hanya satu paragraf.
6. Jangan lupa dan jangan tinggalkan rekreasi
Kuliah, bukan berarti harus belajar sepanjang masa, tetap harus mempunyai kehidupan sosial yang baik. Misal berkunjung ke teman atau mengerjakan hobi yang anda sukai.
(by:masur.S.kom)
Sabtu, 14 November 2009
Yang Lalu Biar Berlalu
Jangan hidup dalam mimpi buruk masa lalu, atau di bawah payung gelap masa silam.Selamatkan diri anda dari bayangan masa lalu!
Apakah anda ingin mengembalikan air sungai ke hulu , matahari ke tempatnya terbit , seorok bayi ke perut ibunya, air susu ke payudara sang ibu, dan air mata ke dalam kelopak mata ?
Ingatlah , keterikatan anda dengan masa lalu, keresahan Anda atas apa yng telah terjadi pada masa lalu, adalah kondisi yang sangat naif, memprihatinkan dan menakutkan.
Membaca kembali lembaran pahit masa lalu, hanya akan memupuskan masa depan, mengendurkan semangat dan menyia-nyiakan waktu yang sangat berharga
Adalah bencana besar, manakala kita rela mengabaikan masa depan dan justru hanya disibukkan dengan memikirkan masa lalu. Itu sama halnya dengan mengabaikan istana-istana yang indah dengan sibuk meratapi puing-puing yang telah lapuk.
Padahal betapapun seluruh manusia dan jin bersatu untuk mengembalikan semua hal yang telah berlalu,niscaya mereka tidak akan mampu. Sebab yang demikian itu sudah mustahil pada asalnya.
Orang yang berpikiran jernih tidak akan pernah melihat sedikitpun ke belakang. Pasalnya , angin akan selalu berhembus ke depan, air akan mengalir ke depan, setiap kafilah akan bergerak ke depan, dan segala sesuatu bergerak maju ke depan. Maka dari itu , janganlah melawan sunnah kehidupan.
refrensi
http://id.shvoong.com/humanities/h_philosophy/1700745-yang-lalu-biar-berlalu-la/
Apakah anda ingin mengembalikan air sungai ke hulu , matahari ke tempatnya terbit , seorok bayi ke perut ibunya, air susu ke payudara sang ibu, dan air mata ke dalam kelopak mata ?
Ingatlah , keterikatan anda dengan masa lalu, keresahan Anda atas apa yng telah terjadi pada masa lalu, adalah kondisi yang sangat naif, memprihatinkan dan menakutkan.
Membaca kembali lembaran pahit masa lalu, hanya akan memupuskan masa depan, mengendurkan semangat dan menyia-nyiakan waktu yang sangat berharga
Adalah bencana besar, manakala kita rela mengabaikan masa depan dan justru hanya disibukkan dengan memikirkan masa lalu. Itu sama halnya dengan mengabaikan istana-istana yang indah dengan sibuk meratapi puing-puing yang telah lapuk.
Padahal betapapun seluruh manusia dan jin bersatu untuk mengembalikan semua hal yang telah berlalu,niscaya mereka tidak akan mampu. Sebab yang demikian itu sudah mustahil pada asalnya.
Orang yang berpikiran jernih tidak akan pernah melihat sedikitpun ke belakang. Pasalnya , angin akan selalu berhembus ke depan, air akan mengalir ke depan, setiap kafilah akan bergerak ke depan, dan segala sesuatu bergerak maju ke depan. Maka dari itu , janganlah melawan sunnah kehidupan.
refrensi
http://id.shvoong.com/humanities/h_philosophy/1700745-yang-lalu-biar-berlalu-la/
Rabu, 11 November 2009
SENYUM
SENYUM yang “Menggoda”
Sobat Senyum, Baginda Rosulullah saw. bersabda, “Jangan meremehkan sedikit pun tentang makruf (berbuat kebajikan) meskipun hanya menjumpai kawan dengan berwajah ceria (senyum).” (HR. Muslim). Kemudian Beliau pun bersabda, “Senyum kalian bagi saudaranya adalah sedekah, beramar ma’ruf dan nahi mungkar yang kalian lakukan untuk saudaranya adalah sedekah, dan kalian menunjukkan jalan bagi seseorang yang tersesat adalah sedekah.” (HR. At Tirmizi dan Abu Dzar)
Senyum adalah salah satu teknik mengosongkan diri dari berbagai prasangka kepada orang lain. Ketika Anda “kosong” artinya Anda siap untuk “diisi”. Semakin ikhlas senyuman yang kita berikan, maka semakin “kosonglah” kita, alias semakin terbukalah kita terhadap kehadiran rejeki dari mana pun juga.
Ya, ketika kita tersenyum artinya kita siap menerima kehadiran orang lain ataupun kehadiran rejeki yang Allah berikan kepada kita. Namun ketika kita Cemberut (Cemberut adalah Senyum yang mengarah ke depan, bukan ke samping sebagaimana lazimnya – pen.), maka sebenarnya kita tengah menutup rejeki yang akan hadir di hadapan kita. Cemberut itu artinya “penuh”, alias tidak siap “diisi” oleh berbagai rejeki dan kebaikan.
Sobat Senyum, Tahukah Anda, ketika Anda tersenyum maka ada sekitar 26 otot wajah Anda yang dikendurkan, sehingga wajar Anda akan terlihat awet muda tatkala rajin tersenyum. Tapi kalau Anda termasuk yang rajin cemberut maka ketahuilah bahwa ada sekitar 62 otot wajah Anda yang sedang dikencangkan, sehingga tak heran jika orang yang rajin cemberut ia akan awet tua, eh maaf maksudnya cepat tua.
Selanjutnya, Informasi yang penulis dapat dari film BBC, bahwa agar senyuman Anda lebih ikhlas dan konprehensif maka kedua sudut luar mata Anda harus terlihat turun dan mata Anda pun terlihat menyipit. Saya memperhatikan bahwa ternyata Gerakan “Buka-Tutup” pada mata berbanding terbalik dengan kondisi “Buka-Tutup” pada Hati Anda. Mata yang agak menyipit dan menutup berarti hati yang mulai melebar dan terbuka. Itu sebabnya, orang yang tersenyum tapi kedua matanya masih terbuka lebar, maka sungguh ketulusan senyumannya harus terus ditingkatkan, sebab kemungkinan besar hatinya masih tertutup.
Ternyata konprehensifitas sebuah senyuman juga dilihat dari terlihat atau tidak terlihatnya barisan gigi seri di bagian depan mulut Anda. Kalau mulut Anda terbuka maka sebenarnya hati Anda siap menerima sesuatu. Tetapi ketika Anda tersenyum, tapi mulut Anda masih tertutup, alias jaim, tanpa berkehendak memperlihatkan gigi seri Anda, maka hati Anda sebenarnya masih ragu atau menutup diri dari kondisi di sekitar Anda. Maka tak heran, dalam bahasa sunda, tertawa disebut dengan istilah seuri.
Namun tersenyum tidak boleh berlebihan. Karena senyum itu sedekah, maka sebagaimana sedekah, senyum pun tidak boleh berlebihan. Sedekah yang dianjurkan oleh Rosulullah saw. adalah maksimal sepertiga dari seluruh harta Anda, artinya ketika Anda tersenyum pun, maka bukalah cukup sepertiga dari luas mulut Anda. Artinya cukup perlihatkan jajaran gigi seri Anda, tak perlu sampai memperlihatkan gigi-gigi graham Anda.
Sobat Senyum, Agar lebih memudahkan Anda, ada baiknya Anda menggunakan Senyum teknik 1225 ketika sedang tersenyum, Teknik 1225 artinya, 1 dari hati yang ikhlas, 2 cm ke kiri, 2 cm ke kanan, serta lakukan minimal selama 5 detik. Insya Allah senyuman Anda akan lebih terlihat seimbang, sempurna dan “menggoda” hadirnya rejeki dan kasih sayang manusia. Mohon diingat, bahwa keseimbangan senyuman Anda melambangkan akan seimbang-tidaknya Hati Anda. Awas, jangan diubah tekniknya menjadi 1230, yang berarti 1 dari hati yang kusut, 2 cm ke depan, dan dilakukan selama 30 detik. Wah bisa runyam dunia. Wallahualam
(sumber http://abihafiz.wordpress.com/2009/11/11/730/)
Sobat Senyum, Baginda Rosulullah saw. bersabda, “Jangan meremehkan sedikit pun tentang makruf (berbuat kebajikan) meskipun hanya menjumpai kawan dengan berwajah ceria (senyum).” (HR. Muslim). Kemudian Beliau pun bersabda, “Senyum kalian bagi saudaranya adalah sedekah, beramar ma’ruf dan nahi mungkar yang kalian lakukan untuk saudaranya adalah sedekah, dan kalian menunjukkan jalan bagi seseorang yang tersesat adalah sedekah.” (HR. At Tirmizi dan Abu Dzar)
Senyum adalah salah satu teknik mengosongkan diri dari berbagai prasangka kepada orang lain. Ketika Anda “kosong” artinya Anda siap untuk “diisi”. Semakin ikhlas senyuman yang kita berikan, maka semakin “kosonglah” kita, alias semakin terbukalah kita terhadap kehadiran rejeki dari mana pun juga.
Ya, ketika kita tersenyum artinya kita siap menerima kehadiran orang lain ataupun kehadiran rejeki yang Allah berikan kepada kita. Namun ketika kita Cemberut (Cemberut adalah Senyum yang mengarah ke depan, bukan ke samping sebagaimana lazimnya – pen.), maka sebenarnya kita tengah menutup rejeki yang akan hadir di hadapan kita. Cemberut itu artinya “penuh”, alias tidak siap “diisi” oleh berbagai rejeki dan kebaikan.
Sobat Senyum, Tahukah Anda, ketika Anda tersenyum maka ada sekitar 26 otot wajah Anda yang dikendurkan, sehingga wajar Anda akan terlihat awet muda tatkala rajin tersenyum. Tapi kalau Anda termasuk yang rajin cemberut maka ketahuilah bahwa ada sekitar 62 otot wajah Anda yang sedang dikencangkan, sehingga tak heran jika orang yang rajin cemberut ia akan awet tua, eh maaf maksudnya cepat tua.
Selanjutnya, Informasi yang penulis dapat dari film BBC, bahwa agar senyuman Anda lebih ikhlas dan konprehensif maka kedua sudut luar mata Anda harus terlihat turun dan mata Anda pun terlihat menyipit. Saya memperhatikan bahwa ternyata Gerakan “Buka-Tutup” pada mata berbanding terbalik dengan kondisi “Buka-Tutup” pada Hati Anda. Mata yang agak menyipit dan menutup berarti hati yang mulai melebar dan terbuka. Itu sebabnya, orang yang tersenyum tapi kedua matanya masih terbuka lebar, maka sungguh ketulusan senyumannya harus terus ditingkatkan, sebab kemungkinan besar hatinya masih tertutup.
Ternyata konprehensifitas sebuah senyuman juga dilihat dari terlihat atau tidak terlihatnya barisan gigi seri di bagian depan mulut Anda. Kalau mulut Anda terbuka maka sebenarnya hati Anda siap menerima sesuatu. Tetapi ketika Anda tersenyum, tapi mulut Anda masih tertutup, alias jaim, tanpa berkehendak memperlihatkan gigi seri Anda, maka hati Anda sebenarnya masih ragu atau menutup diri dari kondisi di sekitar Anda. Maka tak heran, dalam bahasa sunda, tertawa disebut dengan istilah seuri.
Namun tersenyum tidak boleh berlebihan. Karena senyum itu sedekah, maka sebagaimana sedekah, senyum pun tidak boleh berlebihan. Sedekah yang dianjurkan oleh Rosulullah saw. adalah maksimal sepertiga dari seluruh harta Anda, artinya ketika Anda tersenyum pun, maka bukalah cukup sepertiga dari luas mulut Anda. Artinya cukup perlihatkan jajaran gigi seri Anda, tak perlu sampai memperlihatkan gigi-gigi graham Anda.
Sobat Senyum, Agar lebih memudahkan Anda, ada baiknya Anda menggunakan Senyum teknik 1225 ketika sedang tersenyum, Teknik 1225 artinya, 1 dari hati yang ikhlas, 2 cm ke kiri, 2 cm ke kanan, serta lakukan minimal selama 5 detik. Insya Allah senyuman Anda akan lebih terlihat seimbang, sempurna dan “menggoda” hadirnya rejeki dan kasih sayang manusia. Mohon diingat, bahwa keseimbangan senyuman Anda melambangkan akan seimbang-tidaknya Hati Anda. Awas, jangan diubah tekniknya menjadi 1230, yang berarti 1 dari hati yang kusut, 2 cm ke depan, dan dilakukan selama 30 detik. Wah bisa runyam dunia. Wallahualam
(sumber http://abihafiz.wordpress.com/2009/11/11/730/)
Langganan:
Postingan (Atom)
